Peran Kehadiran Ayah Dalam Keharmonisan Keluarga

  • Jontrianto UMA

Abstract

Keluarga harmonis adala bilamana semua keluarga merasa senang dan puas yang disertai dengan minimnya tingkat konflikĀ  dan berkurangnya ketengangan dan kekecewaan serta saling menerima apa adanya. Dalam budaya tertentu peran ayah adlah pencari nafkah dan ibu adlah pengurus rumah tangga. Ayah hanya mempunyai satu pekerjaaan yanitu mencari uang, sayangnya banyak ayah yang mencari uang untuk mendukung keluarganya, pada akhirnya menjadi terlalu sibuk, sering lembur dan pergi kesana kemari sehingga akhirnya menuntut keluarganya untuk mengerti dsn mendukung pekerjaannya. Penelitian ini berdasarkan fenomena minimnya peran kehadiran ayah dalam keluarga. Sehingga meningkatnya konflik keluarga dan angka perceraian. Peran kahadiran ayah terhadap istri dan anak-anak menjadi salah satu factor kerhamonisan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis gambaran mengenai peran ayah dalam kerhamonisan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan maksud untuk memperoleh gambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandnagan manusia yang diteliti. Penelitian kualitatif berhubungan dengan ide, prepsepsi, pendapat atau kepercayaan orang yang diteliti, kesemuanya tidak dapat diukur dengan angka. Redponden penelitian ini adalh 3 keluarga yang terdiri dari seorang ayah,ibu, dan 2 orang anak. Metode pengumpulan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan pola interaktif data yaitu proses analisis data,reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan.hasil penelitian yang tidak dirasakan dan frekuensi kehadiran ayah yang minim berdampak pada hubungan yang tidak dirasakan dan frekuensi kehadirang ayah yang minim berdampak pada hubungan yang tidak harmonis dan tidak hangat dengan ayah.

Published
2018-02-28
Section
Non Eksakta